Sejarah Keperawatan

Posted: Januari 7, 2012 in Keperawatan

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

            Secara Naluriah dapat dikatakan bahwa keperawatan lahir bersamaan dengan penciptaan manusia yaitu Adam dan Hawa. Keberadaannya tak pernah dipungkiri. Oleh karena itu perkembangan keperawatan tidak dapat dipisahkan dan sangat dipengaruhi oleh perkembangan strukture dan kemajuan peradaban manusia.

Pada zaman Purbakala, manusia percaya bahwa apa yang ada di bumi mempunyai suatu kekuatan spiritual/mistik yang disebut animisme. Mereka berpendapat bahwa sakitnya seseorang dikarenakan oleh kekuatan alam atau pengaruh mahluk ghaib seperti batu-batu yang besar, gunung-gunung tinggi, pohon-pohon beasar, sungai-sungai yang besar. Mereka lebih mempercayai dukun dibanding perawat, karena dukun dianggap lebih mampu untuk mencari, mengetahui, dan mengatasi roh-roh yang masuk ke tubuh oarang sakit.

Fenomena ini terjadi pada Bangsa Mesir dan Cina, dimana bangsa Mesir menyembah dewa Isis, dewa yang diyakini mampu menyembuhkan penyakit. Demikian pula di China, mereka menganggap bahwa suatu penyakit disebabkan oleh syetan atau mahluk halus dan akan bertambah parah jika orang lain memegang orang yang sakit tersebut. Akibatnya perawat tidak diperkenankan merawat orang sakit.

Munculnya Agama sangat mempengaruhi perkembangan peradapan manusia, sehingga berdampak positif terhadap perkembangan keperawatan. Pada permulaan Masehi, agama Kristen mulai berkembang. Pada masa ini keperawatan mengalami kemajuan yang pesat seiring dengan kepesatan agama Kristen. Ini ditandai dengan pembangunan bangunan xenodhoecim atau hospes yang artinya tempat penampungan orang yang membutuhkan pertolongan terutama bagi orang-orang yang sakit.

Kemajuan Profesi pada masa ini ditandai dengan pembangunan Rumah Sakit terkenal di Roma yang bernama Monastic Hospital. Tidak hanya di Eropa, Di Timur Tengah seiring dengan perkembangan agam Islam maka keperawatn pun ikut berkembang. Prinsip-prinsip dasar keperawatan kesehatan seperti pentingnya menjaga kebersihan diri, kebersihan makanan, air dan lingkunagn juga berkembang sangat pesat. Tokoh yang terkenal yaitu Rafidah.

            Setelah meletusnya perang salib, berdampak positif terhadap perkembangan keperawatan. Untuk menolong korban perang, dibutuhkan banyak tenaga suka rela yang diperkerjakan sebagai perawat. Pengaruh perang salib terhadap dunia keperawatn adalah mulai dikenal Konsep P3K, keberadaan perawat mulai dibutuhkan dalam ketentaraan dan timbul peluang kerja bagi perawat dibidang sosial. Hal tersebut membuat Rumah Sakit sangat diperlukan, pada masa ini terdapat tiga Rumah Sakit yang berperan besar, yaitu

ü  Hotel Dieu di Lion

ü  Hotel Dieu di Prancis

ü  St. Thomas Hospital  , Disinilah Florence Nightingale memulai kariernya memperbaharui keperawatan.

 

1.1  Tujuan

  • Mengetahui sejarah perkembangan di Indonesia
  • Mengetahui sejarah keperawatn di Dunia
  • Memahami perkembangan pelayanan keperawatan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB II

ISI

2.1  Sejarah Keperawatan Nasional

Sejarah perkembangan keperawatan di indonesia telah banyak di pengaruhi oleh kolonial penjajah diantaranya Jepang, Belanda dan Inggris. Dalam perkembangannya di indonesia dibagi menjadi dua masa:

1. Masa Sebelum Kemerdekaan

a. Penjajahan Belanda

Pada masa penjajahan ini dipimpin oleh Deandels. Perawat berasal dari indonesia di sebut velpleger dengan di bantu oleh zieken oppaser sebagai penjaga orang sakit, perawat tersebut pertama kali bekerja di rumah sakit Binnen Hospital di jakarta pada tahun 1799 untuk memelihara kesehatan staf dan tentara belanda, sehingga pada masa belanda terbentuklah Dinas Kesehatan Tentara (Militiary Gezondherds Dienst) dan Dinas Kesehatan Rakyat (Burgerlijke Gezondherds Dienst). Mengingat tujuan pendirian Rumah Sakit hanya untuk kepentingan Belanda, maka tidak diikuti perkembangan dalam keperawatan.

Setelah Belanda berkuasa kembali, usaha peningkatan kesehatan penduduk mengalami kemajuan, diantaranya :

  • Tahun 1819 di Jakarta, didirikan beberapa Rumah Sakit salah satunya yaitu RS. Stadsverband yang berlokasi di Glodok-Jakarta Barat. Namun pada tahun 1919 Rumah Sakit ini dipindah kan ke Salemba dan sekarang bernama RSCM (Rumah Sakit Cipto Mangun Kusumo).
  • Tahun 1816-1942 berdiri pula beberapa Rumah Sakit Swasta milik Misionary Katolik dan Zending Protestan, diantaranya : RS. Persatuan Gereja Indonesia (Cikini-Jakarta Pusat), RS.  St.Carolus (Salemba-Jakarta Pusat), RS. St. Boromeus (Bandung). RS. Elizabeth (Semarang).
  • Dan juga didirikan Sekolah Perawat. Pada tahun 1906, RS. PGI Cikini menyelenggarakan pendidikan juru rawat. Kemudian tahun 1912, RSCM menyelenggarakan pendidikan juru rawat juga.

b. Penjajahan Inggris

Pada masa penjajahan ini dipimpin oleh Raffles (1812-1816), mereka memperhatikan kesehatan rakyat dengan moto Kesehatan adalah milk manusia dan pada saat itu pula diadakan berbagai usaha dalam memelihara kesehatan, diantaranya :

–          Mengadakan pencacaran umum

–          Membenahi cara perawatan pasien dengan gangguan jiwa

–          Memperhatikan kesehatan dan perawatan para tahanan

c. Penjajahan Jepang

Pada masa ini (1942-1945), perkembangan keperawatan mengalami kemunduran sehingga disebut zaman kegelapan dunia Keperawatan Indonesia. Pekerjaan perawat pada masa Belanda dan Inggris sudah sudah dikerjakan oleh seorang perawat yang telah terdidik, namun pada masa Jepang dilakukan oleh perawat yang tidak berpendidikan. Demikian pula, pimpinan Rumah Sakit juga diganti oleh orang jepang. Selain itu, obat-obatan sangat sangat kurang sehingga wabah penyakit timbul dimana-mana. Bahan-bahan balutan juga sangat kurang sehingga daun pisang dan pelepah pisang yang digunakan sebagai bahan balutan.

2.Masa Setelah Kemerdekaan

Pada tahun 1949 telah banyak Rumah Sakit didirikan serta balai pengobatan. Pada tahun 1952 Sekolah Perawat mulai didirikan, yaitu Sekolah Guru Perawat dan Sekolah perawat tingkat SMP. Pada tahun 1962 telah di buka pendidikan keperawatan setara dengan diploma yaitu Akper milik DepKes di Jakarta, Ujung Pandang, Bandung dan Palembang.

Kemudian pada tahun 1985 untuk pertama kali didirikan PSIK di UI yang merupakan momen kebangkitan profesi keperawatan di Indonesia. Kemudian dengan berkembang nya ilmu keperawatan maka di ubah menjadi Fakultas Keperawatan. (La Ode’ Jumaidi Gaffar)

 

B. Sejarah Keperawatan Internasional

1.Florence Nightingale

Pada awal sejarah keperawatan saat perang Crimean, Florence Nightingale mempelajari dan menerapkan metode untuk memperbaiki sanitasi lapangan perang, yang akhirnya berhasil mengurangi angka penyakit, infeksi, dan kematian (Cohen,1984). Nightingale merupakan perawat ahli Epidemiologi pertama yang melakukan praktik (Cohen,1984). Beliau memandang keperawatan sebagai pencarian kebenaran dalam menemukan jawaban dari persoalan pelayanan kesehatan dengan  menggunakan hukum kesehatan milik Tuhan dalam Praktik Keperawatan (Macrae,1995). Kemudian beliau mendirikan program pertama yang terorganisasi untuk malatih perawat yaitu Nightingale Training School for Nurses di  Rumah Sakit St.Thomas di kota London.

Beliau menjadi relawan dalam perang crimean tahun 1853 dan mengunjungi Rumah Sakit di medan perang pada malam hari dengan membawa lampu, dan kemudian beliau di kenal dengan “lady with the lamp” (wanita dengan Lampu).

Adapun hal-hal yang telah dilakukan adalah:

  1. Menetapkan standar menajemen rumah sakit
  2. Menegaskan bahwa nutrisi merupakan bagian penting dari asuhan keperawatan
  3. Meyakinkan bahwa okupasional merupakan suatu terapi bagi orang sakit.
  4. Mengidentifikasi kebutuhan personal pasien dan peran perawat untuk memenuhinya.
  5. Mengembangkan standar okupasi bagi pasien wanita
  6. Mengembangkan pendidikan keperawatan
  7. Menetapkan 2 komponen keperawatan yaitu kesehatan dan penyakit
  8. Meyakinkan bahwa keperawtan berdiri sendiri dan berbeda dengan frofesi kedokteran.
  9. Menekankan kebutuhan pendidikan lanjut bagi perawat

 

2.Perang Saudara sampai Awal Abad Ke-20

Isabel Hampton Robb membantu berdirinya Nurses Associated Alumnae of the United State and Canada (NAAUSC) pada tahun 1896. Organisasi ini menjadi American Nurses Association pada tahun 1911. Robb menulis berbagai buku ajar keperawatan seperti Nursing: Its Principles and Practice for Hospital and Private Use (1894), Nursing Ethics (1900), dan Educational Standards for Nurses (1907), dan merupakan salah satu pendiri majalah American Jurnal of Nursing (AJN) (Donahue,1996)

3.Abad Ke-20

Pada awal abad ke-20 terjadi perubahan keaarah cabang keperawatan yang berbasis pada penelitian dan ilmu pengetahuan. Para perawat memiliki tambahan peran praktek yang semakin luas, hal ini dipelopori oleh Mary Adelaide Nutting, beliau seorang profesor keperawatan pertama di teachers college di Universitas Colombia tahun 1906( donahuwe, 1996). Pda thun 1901, didirikan army nurse corps ( corps perawat angkatan darat ), dan navy nurse corps ( corps perawat angkatan laut ) pada tahun 1908.

4.Abad ke-21

Pada tahun1990, american association nurses mendirikan center for ethics dan human right, badan ini menyediakan forum untuk membahas masalah etik dan hak manusia yang dihadapi oleh para perawat. Dan juga memprogramkan peningkatan kompetensi etik pada perawat ( ANA, 2001 )

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB III

PENUTUP

3.1 Kesimpulan

Perkembangan Keperawatan sudah ada sejak Manusia pertama kali diciptakan hingga kini kita rasakan dampaknya bagi kehidupan kita. Dari masa ke masa , Perkembangan Keperawatan mengalami kemajuan yang sangat signifikan, Hal ini dikarenakan faktor Kebudayaan pada saat ini yang sudah berbeda dari kebudayaan pada masa dulu, sehingga perubahan perkembangan Keperawatan sngat Mudah sekali terjadi, apalagi dengan didukung Sarana dan Prasarana yang memadai.

Seperti halnya yang terjadi di Indonesia, yang pada awal mulanya dibawa oleh bangsa Penjajah yang menjajah Indonesia, Hingga sampai saat ini Perkembangan Keperawatan di Indonesia akan terus disesuaikan dengan perubahan Budaya yang ada di Indonesia.

3.2 Saran

Dengan pengetahuan kita tentang sejarah keperawatan, semoga dapat menjadi pengetahuan bagi kita, serta dapat diaplikasikan dalam praktik keperawatan nantinya.

Daftar Pustaka

Gaffar, La Ode’ Jumadi. Pengantar Keperawatan Profesional. Jakarta:EGC

Potter, Patricia A dan Anne G Perry. 2009. Fundamental of Nursing Fundamental             Keperawatan, Edisi 7. Jakarta:Salemba Medika

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s